Kisah Islami - Keutamaan Anak Yang Meninggal Dunia Belum Baligh

Di posting oleh Bhotca pada 12:42 PM, 15-Jun-13

Di: Khazanah Islam , Sentuhan Qolbu

Siapa orang tua yang dapat secara langsung mengikhlaskan kepergian anaknya atau anak yang telah meninggal dunia, pastinya sebagai orang tua sulit untuk mengikhlaskanya karena Anak dalam lingkup keluarga adalah sebuah permata hati, labuhan jiwa dan harapan orang tua dimasa depan.

Pada diri orang tua, anak itu layaknya muara kecintaan. Sebuah perasaan yang fitrah dalam diri orang tua terhadap anak-anaknya, Yang timbul dari nalurinya. Allah tidak melarang adanya kecintaan pada anak, karena cinta kepada mereka adalah suatu kewajaran menjadi orang tua, asal tidak berlebihan. Sedangkan cinta yang terllalu berlebihan hanya akan melahirkan suatu kekecewaan dan kesedihan. Begitupun seandainya kalian mempunyai anak kemudian meninggal maka maka kita pun harus tabah dan ikhlas atas kepergiannya karena anak pada hakikatnya bukanlah inti dari kehidupan dan kebahagian.

Mereka (anak) hanyalah sebagai penghias dalam rentang hidup yang membuat terasa hidup lebih nikmat dan indah. Sehingga, diharapkan manusia tidak lupa akan kesejatian hidup dan hakekat kebahagiaan, Alur kehidupan yang harus dilewati, karena sejatihnya kita akan kembali ke akhirat kelak, dengan begitu selayaknya tidak terlalu berlebihan dalam mencintai anak-anaknya.

Disini saya akan mengangkat suatu cerita tentang keutamaan memiliki Anak yang meninggal dalam usia belum baligh..

Dikisahkan pada zaman dahulu ada seorang yang sholeh. Pada awalnya dia tidak mau kawin, jika di tawari kawin maka ia selalu menolak, hingga akhirnya pada suatu hari ketika ia bangun tidur, tiba-tiba ia berkata, "Kawinkan aku, Kawinkan aku"..
Melihat perkataan itu spontan bnnyak orang yang kaget karena sebelumnya dia tidak mau kawin, sekarang minta kawin.. Akhinya orang-orang sama berupaya untuk mengawinkannya dan mencarikan wanita yang layak untuknya..

Kemudian setelah dikawinkan, orang-orang sama bertanya tentang kebijaksanaannya memimnta untuk segera dikawinkan, Padahal dahulunya ia selalu menolak jika di tawari kawin.. Lantas orang sholeh itu mengutarakan pengalaman dalam mimpinya.

Ia berkata "Barang kali Allah akan memberikan seorang Anak kepada-ku, lalu meninggal dunia sebelum aku (anak yang meninggal sebelum baligh), sehingga ia akan menjadi perintis pendahuluan bagiku di akhirat nanti" kemudian ia melanjutkan ceitanya "Aku bermimpi seakan-akan kiamat telah tiba, dan aku berkumpul di padang Mahsyar, dengan keadaan yang sangat kehausan hingga hampir mematahkan leherku, ketika itu tiba-tiba aku melihat anak-anak yang membawa gelas-gelas perak dan tertutup dengan sapu tangan dari cahaya dan kemudian anak-anak itu masuk di sela-sela orang banyak untuk memberi minum satu persatu"

Semua orang terdiam mendengar cerita orang sholeh itu menghayati apa yang terjadi. Orang sholeh itu pun terus bercerita "Melihat anak-anak itu yang membawa minuman maka aku pun mengulurkan tangan-ku kepada anak-anak itu seraya berkata : "Berikan kepadaku, karena aku juga sangat kehausan". Lalu anak itu melihat kepada aku dan ia berkata : "Kami tidak akan memberikan minum ini kepadamu, karena kamu tidak mempunyai anak, kami hanya memberikan minuman ini kepada ibu dan ayah kami". Aku pun bertanya "Siapakah kalian??", anak-anak itu menjawab : "Kami adalah anak-anak kaum muslimin yang meninggal pada waktu masih belum baligh"..

Mendengar jawaban itu orang-orang disekelilinya pun terharu dan mengambil hikmah bagaimana beruntungnya orang tua yang mempunyai anak yang meninggal di usia belum baligh.. Subhanallah Maha besar Allah dengan segala karunia-Nya..

Semoga kita juga dapat memetik himah dari kisah diatas, dan jika diantara kalian pernamengalaminya semoga kalian dapatlebih mengikhlaskan kepergiannya dan berharap menjadi penolong di akhirat kelak.. Amien..

Akhir kata
Wassalamu'alaiku Wr. Wb

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

14 tanggapan untuk "Kisah Islami - Keutamaan Anak Yang Meninggal Dunia Belum Baligh"

Andre C O O L pada 12:56 PM, 15-Jun-13

Anak segalanya buat orang tua

Phejhenkbocahrantau pada 01:11 PM, 15-Jun-13

Wah saya demen nie post yang kayak gini yang bisa diambil hikmahnyabiggrin

Roentries Phreakers Mobiles pada 01:21 PM, 15-Jun-13

subhanaallah , merinding aku bacanya.,

Santri ndablegs pada 01:44 PM, 15-Jun-13

kalau yang meninggal anak dari non muslim ?

XtReaM pada 02:30 PM, 15-Jun-13

wow aja bwt agan smile

Emma Wuddan pada 02:32 PM, 15-Jun-13

Subhanallaah,,

Bg qt yg tak meninggal wktu kecil, jdlah anak sholeh/sholehah.. insyaAllah jg bisa meringankan beban ortu..

Hamid pada 04:36 PM, 15-Jun-13

yaAllah ya robbi maha mulia.x Allah
Mampir balik ya

Banyumili78 pada 04:37 PM, 15-Jun-13

Kunjungan perdana plus silaturahmi master,lo ada waktu main ya ke gubug ane..

banyuudan.mywapblog.com/cara-menampilkan-url-komentator-di-posti.xhtml

Muhammad Shofa Yusuf AlHusain pada 05:13 PM, 15-Jun-13

subhanallah... kisah tadi sangat memotivasi

Aldhy Samawa pada 05:44 PM, 15-Jun-13

Post_x Mantap Shob...

Sngat Bermotivasi...smile

Lw da waktu mampir yha...smile


http://samawa.mywapblog.com

Bhotca pada 07:24 PM, 15-Jun-13

@Santri ndablegs

pertnyaan km dalam hal khilafiya shob.. Kembali kepada yg membuat yaitu Allah SWT kmna mreka akan di tempatkn..



Sebagai rujukan bisa dilihat
di sini : kangaswad.wordpress.com/2009/10/12/anak-orang-kafir-yang-meninggal-di-waktu-kecil/

dan dsisi : bestabuabdullah.blogspot.com/2011/06/anak-kecil-yang-belum-baligh-dari-anak.html?m=1

Maz Puji pada 10:46 PM, 15-Jun-13

subhanallah, kisah yang benar-benar menyentuh.
smile

Ryan Cyber Blog pada 11:28 PM, 15-Jun-13

malam sob...

Sungguh kisah yang menarik...

Thank buat artikelnya

http://wonosarizone.mywapblog.com/symbian-aplikasi-pybelle-v1-32-s60v3.xhtml

Irfankurrr pada 01:30 AM, 16-Jun-13

Subhanallah..

Langganan komentar: [RSS] [Atom]

Komentar Baru

Silakan masuk untuk berkomentar